Masyarakat berpendapatan menengah masih minim mendapatkan perhatian dari pemerintah,

 Masyarakat berpendapatan menengah masih minim mendapatkan perhatian dari pemerintah, sementara diketahui bahwa kelas menengah merupakan salah satu kelompok penyumbang terbesar belanja konsumsi, namun sejumlah hal cukup menekan belanja masyarakat kelas menengah, DPR perlu:

a. Mendorong pemerintah memetakan permasalahan yang menghambat belanja konsumsi dari kelompok masyarakat kelas menengah, sehingga ke depannya daya beli dan belanja masyarakat kelas menengah bisa meningkat, mengingat hal tersebut juga memicu terjadinya peningkatan ekonomi nasional;

b. Mendorong pemerintah berkoordinasi dengan Badan Pusat Statistik (BPS) untuk mendata jumlah masyarakat kelas menengah, dan turut berkomitmen dalam memberikan perhatian bagi masyarakat kelas menengah guna mencegah terjadinya penyusutan jumlah masyarakat kelas menengah (shrinking middle class);

c. Mendorong pemerintah mempertimbangkan untuk merelaksasi kebijakan pajak konsumsi, seperti menunda kenaikan tarif pajak pertambahan nilai (PPN) atau apabila memungkinkan untuk menurunkan PPN, agar tidak terlalu membebani belanja masyarakat;

d. Mendorong pemerintah meningkatkan penyerapan tenaga kerja di sektor non-komoditas, seperti membuka kawasan industri baru hingga mendorong infrastruktur yang bersifat padat karya;

e. Mendorong Kementerian Keuangan (Kemenkeu) berkoordinasi dengan Bank Indonesia (BI) untuk mencanangkan kebijakan fiskal yang tepat, seperti melakukan langkah pre-emptive untuk menurunkan suku bunga pada kuartal II-2024, agar penurunan konsumsi belanja dari kelompok masyarakat menengah tidak makin meningkat dan dapat kembali stabil.