Letusan Dari Gunung Merapi

 

Telah terjadi letusan dari Gunung Merapi, Jawa Tengah pada 21 Januari 2024 pukul 14:12 WIB dengan amplitudo maksimal 70 mm dan durasi 239,64 detik. Saat ini, Gunung Merapi berstatus siaga level III, DPR perlu:

a.            Mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) berkoordinasi dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), dan aparat keamanan untuk tetap bersiaga dan meningkatkan kewaspadaan akan potensi terjadinya bencana dengan menyiapkan upaya-upaya mitigasi kebencanaan guna meminimalisir timbulnya korban jiwa;

b.            Mendorong PVBMG dan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) untuk terus melakukan pemantauan secara berkala terhadap aktivitas dan kondisi dari Gunung Merapi;

c.             Mendorong Pemda bersama BPBD membuat peta aktual daerah-daerah yang berpotensi rawan terdampak bencana Merapi serta meletakkan rambu-rambu zona evakuasi dan zona rawan khususnya di wilayah pemukiman yang berada di lereng Merapi;

d.            Mendorong Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dan PVBMG untuk terus melaporkan kondisi terkini dari cuaca serta Gunung Merapi sehingga Pemda dan masyarakat dapat melakukan langkah antisipasi dini terhadap potensi bencana, terlebih di musim hujan wilayah sungai dang berhulu di Gunung Merapi memiliki potensi banjir lahar dingin;

e.            Mendorong Pemerintah Daerah dan BPBD untuk menggiatkan edukasi serta sosialisasi terkait mitigasi kebencanaan serta penyelamatan diri, sehingga apabila terjadi kondisi bencana masyarakat dapat lebih tenang dan mampu melakukan upaya penyelamatan diri secara benar;

f.             Mengimbau masyarakat khususnya di wilayah terdampak letusan untuk menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan serta tidak melakukan aktivitas apapun di zona rawan bahaya dan meningkatkan kewaspadaan terhadap bencana pasca letusan seperti potensi banjir lahar dingin