Pemerintah Berencana Akan Menambah Impor Beras 2024 Sebanyak 2 Juta Ton

Pemerintah tengah mempertimbangkan untuk menambah impor beras di tahun 2024 sebanyak 2 juta ton apabila memang benar-benar dibutuhkan, khususnya ketika stok beras terbatas, seperti akibat dari gangguan cuaca hingga El Nino yang mengancam panen beras dalam negeri. Diketahui, Pemerintah juga membuka peluang impor beras sebesar 1,5 juta ton untuk mengamankan cadangan beras pemerintah (CBP) pada akhir tahun 2023, DPR perlu:

a. Mendorong Pemerintah menjelaskan kepada masyarakat mengenai wacana penambahan impor beras tersebut, dan menyebutkan landasan atau faktor-faktor yang menyebabkan impor beras masih dilakukan dalam jumlah yang cukup besar;

b. Mendorong Pemerintah mengkaji dan memperhitungkan kembali secara cermat mengenai kebijakan impor beras tersebut, mengingat, meskipun stok CBP sebanyak 1 juta ton sampai akhir tahun 2023 harus dapat terpenuhi, pemerintah tetap harus memastikan impor beras tidak merugikan petani beras dalam negeri, baik petani kecil maupun petani besar;

c. Mendorong Kementerian Pertanian (Kementan) menyusun upaya jangka menengah dan jangka panjang untuk meningkatkan produksi beras dalam negeri, dengan memperhatikan faktor bahwa Indonesia merupakan negara agraris dan memiliki kondisi cuaca alam yang tidak bisa diprediksi akurat ataupun dihalangi;

d. Mendorong Pemerintah mengawasi stok beras di gudang Badan Urusan Logistik (Bulog) agar mencukupi kebutuhan masyarakat di Indonesia, dan memastikan tidak ada penumpukan atau penimbunan beras, mengingat hal tersebut berpengaruh terhadap stok hingga harga beras di pasaran;

e. Mendorong Pemerintah mengevaluasi dan memperbaiki tata kelola CBP, dari mulai produksi beras hingga penyaluran atau pendistribusian beras ke pasaran, agar CBP dapat terpenuhi sesuai target, terlebih ketika musim panen tiba, sehingga tidak perlu bergantung pada kebijakan impor beras, terlebih dalam jumlah yang cukup banyak.