Dinkes Jakarta Konfrimasi Adanya Penambahan Kasus Cacar Monyet
Dinas Kesehatan (Dinkes) DKI Jakarta mengonfirmasi penambahan empat kasus cacar monyet atau monkeypox di Jakarta. Hal itu membuat total kasus cacar monyet yang ditemukan di Indonesia sejak 2022 tercatat ada tujuh orang. Cacar monyet sendiri merupakan penyakit yang sangat menular dan dapat menjadi pandemi apabila tidak ditangani dengan serius, DPR perlu:
a. Mendorong Kemenkes untuk segera melakukan contact tracing terhadap orang-orang yang melakukan kontak erat dengan pasien tersebut, guna mencegah meluasnya virus monkeypox di Indonesia;
b. Mendorong pemerintah untuk meningkatkan pengawasan dengan pemeriksaan kesehatan di seluruh pintu masuk Indonesia, serta melakukan pemantauan secara ketat bagi Warga Negara Indonesia (WNI) ataupun Warga Negara Asing (WNA) yang baru datang dari negara yang memiliki kasus cacar monyet dengan tingkat kasus yang tinggi;
c. Meminta Kemenkes untuk segera menyiapkan vaksin cacar monyet sebagai langkah pencegahan penularan dan penguatan kekebalan komunal terhadap virus cacar monyet. Pemerintah diharapkan segera mempersiapkan langkah preventif dan tidak menunggu virus tersebut mewabah di Indonesia baru kemudian mendatangkan vaksin monkeypox ke Indonesia;
d. Meminta Kemenkes bersama Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai virus cacar monyet, mulai dari mengenali gejala-gejala cacar monyet, bagaimana cara penularannya, dan penanganan pertama yang dapat dilakukan masyarakat jika terpapar virus cacar monyet;
e. Mengimbau masyarakat untuk tidak panik atas masuknya virus cacar monyet ke Indonesia dan meminta masyarakat untuk segera mendatangi fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala cacar monyet, seperti demam dan timbul ruam di muka, telapak tangan, dan kaki serta di alat genitalia;
f. Mengusulkan kepada pemerintah untuk mempertimbangkan pelarangan sementara kepada WNI untuk berpergian ke negara-negara yang telah terkonfirmasi kasus cacar monyet.