Pemerintah Memperluas Subsidi Pembelian Motor Listrik
Pemerintah resmi memperluas program subsidi pembelian motor listrik yang sebelumnya untuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) dan terdaftar kredit usaha rakyat (KUR) kini menjadi hanya menggunakan KTP dan satu NIK KTP hanya bisa membeli satu unit motor listrik, DPR perlu:
a. Mendorong Kementerian Perindustrian (Kemenperin) melakukan evaluasi berkala terkait diberlakukannya program subsidi ini guna mengetahui efektivitas syarat baru tersebut terhadap peningkatan minat masyarakat untuk membeli motor listrik;
b. Mendorong Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) bersama PT Petamina memperbanyak infrastruktur penunjang kendaraan listik seperti pembangunan Stasiun Pengisian Listrik Umum (SPLU) dan memproduksi baterai listik dalam negeri sehingga masyarakat tidak kesulitan jika motor listrik kehabisan daya di perjalanan guna meningkatkan minat membeli motor listrik;
c. Mendorong Kemenperin bekerja sama dengan perusahaan swasta untuk menyediakan bengkel motor listrik di berbagai daerah sebagai fasilitas pendukung dan menangani apabila motor listrik bermasalah;
d. Mendorong Kemenperin bersama Kementerian Perdagangan (Kemendag) memastikan persediaan sparepart motor listrik dapat terjangkau secara lokasi, jumlah, dan harganya, sehingga masyarakat menjadi mudah mendapatkan sparepart;
e. Mendorong pemerintah melakukan sosialisasi secara masif terkait syarat baru yang diberlakukan ini guna meningkatkan minat masyarakat untuk membeli dan menggunakan motor listrik;
f. Meminta pemerintah berdiskusi dan membahas bersama program subsidi kendaraan listrik bersama DPR secara transparan dan terbuka, sehingga didapatkan solusi bersama agar program subsidi ini mampu berkontribusi mengurangi emisi gas pencemaran udara dan mewujudkan udara bersih;
g. Mendorong pemerintah tetap memprioritaskan pengadaan atau konversi transportasi massal konvensional menjadi transportasi umum listrik yang terintegrasi, nyaman, dan harga terjangkau, sehingga emisi dapat dikurangi dengan tidak menciptakan masalah baru, seperti kemacetan.