Target Asumsi Ekonomi Makro
Target asumsi ekonomi makro yang diusulkan pemerintah untuk tahun 2024 dinilai cukup menantang di tengah ketidakpastian perekonomian global dan politik dalam negeri. Diketahui, pemerintah menargetkan pertumbuhan ekonomi 2024 di kisaran 5,3-5,7 persen, laju inflasi direntang 1,5-3,5 persen, dan nilai tukar rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) Rp14.700-Rp15.300, DPR perlu:
a. Mendorong Kementerian Keuangan (Kemenkeu) untuk memetakan potensi hambatan dalam mencapai target ekonomi makro tersebut agar dapat ditentukan langkah dan strategi terbaik untuk mengatasinya, serta berhati-hati dan bijak dalam menentukan kebijakan fiskal dan moneter yang berpengaruh terhadap target asumsi ekonomi makro tersebut;
b. Mendorong pemerintah untuk memaksimalkan seluruh implementasi dari kebijakan-kebijakan yang berkaitan dengan ekonomi makro untuk mencapai target ekonomi tahun 2024 tersebut;
c. Mendorong pemerintah untuk mengoptimalkan belanja negara mengingat realisasi belanja negara sering kali terlambat, seperti dengan menentukan prioritas belanja negara di tahun 2024, khususnya yang terkait dengan kesejahteraan masyarakat, pemulihan daya beli, dan penguatan infrastruktur di sektor pertanian;
d. Mendorong pemerintah memetakan sumber-sumber pertumbuhan ekonomi, seperti pertumbuhan ekonomi yang berasal dari pasar modal, investasi, ekspor, peningkatan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM), hingga kualitas birokrasi serta regulasi, serta mengoptimalkan kinerja dari sektor-sektor yang berperan signifikan dalam pertumbuhan ekonomi makro nasional. (LA)