Kelompok Sparatis Bersenjata di Papua Kembali Melakukan Penculikan dan Penyandraan Terhadap Enam Pekerja Proyek BTS
Kelompok separatisme bersenjata di Papua kembali melakukan penculikan dan penyanderaan terhadap enam pekerja proyek pembangunan menara Based Tranciever Station (BTS) Telkomsel (12/5/2023). Diketahui, dua pekerja telah dibebaskan dalam kondisi terluka akibat bacokan senjata tajam, sedangkan empat lainnya baru saja bebas dari penyanderaan, DPR perlu:
a. Mengecam aksi yang dilakukan oleh KKB tersebut, dan mendorong Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) untuk segera menangkap, mengusut, dan memberikan sanksi tegas kepada kelompok separatisme bersenjata tersebut sesuai peraturan perundangan yang berlaku;
b. Mendorong panglima TNI untuk memerintahkan pengerahan bantuan penjagaan keamanan dan pertahanan di wilayah Papua, khususnya di area-area yang rawan terkena aksi atau serangan kelompok separatisme bersenjata, sehingga masyarakat setempat, khususnya masyarakat sipil di Papua, tidak perlu merasa khawatir terhadap potensi ancaman dari kelompok separatisme bersenjata tersebut;
c. Mendorong panglima TNI, Polri, Pemerintah Pusat, dan Pemerintah Daerah (Pemda) bersama tokoh adat dan masyarakat setempat melakukan evaluasi mendalam terhadap aksi-aksi dan serangan yang selama ini dilakukan oleh kelompok separatisme bersenjata tersebut, agar dapat ditentukan strategi dan langkah yang tepat untuk dapat mencegah dan meminimalisir ruang gerak kelompok separatisme bersenjata di Papua, mengingat kelompok tersebut sangat memahami medan tempur dan ruang celah yang ada di wilayah Papua;
d. Mendorong Pemerintah Pusat, Pemda, TNI, dan Polri untuk menentukan sikap tegas dan membuka ruang dialog dengan tokoh masyarakat setempat secara berkala, serta segera melakukan upaya penanganan dalam menghadapi aksi teroris dan anarkis yang dilakukan oleh kelompok separatisme bersenjata di Papua, mengingat aksi dan serangan yang dilakukan terjadi secara berulang dan mengancam keselamatan dan keamanan masyarakat, khususnya yang ada di Papua. (LA)