Satu Anggota TNI Meninggal Dunia Usai Ditembak KKB Papua

Satu prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) meninggal dunia ditembak Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) terkait operasi pembebasan pilot Susi Air di Nduga, Papua Pegunungan, Sabtu (16/4), DPR perlu:

a. Menyampaikan dukacita mendalam atas meninggalnya prajurit TNI yang ditembak oleh KKB, dan mengecam serta mengutuk keras keras aksi yang dilakukan oleh KKB tersebut;

b. Mendorong aparat keamanan untuk segera menangkap, mengusut, dan memberikan sanksi tegas kepada KKB sesuai peraturan perundangan yang berlaku, dan mendorong panglima TNI untuk memerintahkan pengerahan bantuan tempur secara maksimal dan terus berkomitmen menjaga kedaulatan, termasuk di wilayah Papua;

c. Mendorong panglima TNI melakukan evaluasi mendalam imbas peristiwa tersebut agar dapat ditentukan strategi yang tepat untuk dapat mencegah dan meminimalisir ruang gerak KKB, terutama dalam upaya pembebasan pilot Susi Air di Nduga, Papua Pegunungan;

d. Mendorong Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah (Pemda), TNI, dan Polri untuk menentukan sikap tegas dan segera melakukan upaya penanganan dalam menghadapi aksi teroris dan anarkis yang dilakukan oleh KKB, mengingat aksi yang dilakukan oleh KKB tersebut terjadi secara berulang dan mengancam keselamatan masyarakat, termasuk aparat, khususnya yang ada di Papua;

e. Mendorong pemerintah pusat dan Pemda berkomunikasi dengan aparat keamanan di lokasi kejadian, serta tetap memberikan bantuan dan evakuasi terhadap korban TNI;

f. Mendorong Panglima TNI berkomitmen untuk memberikan perlindungan maksimal kepada seluruh prajurit TNI yang melaksanakan tugas negara dan juga melakukan pencarian pilot Susi Air (Philips Mark Methrtens), sehingga seluruh prajurit TNI dapat bertugas secara lancar. (LA)