Kasus Mafia Umroh Kembali Terjadi

Kasus mafia umroh di Indonesia kembali terjadi. Terakhir, ratusan jemaah umroh  diterlantarkan di Makkah, Arab Saudi, oleh travel umroh yang bermarkas di Banjarmasin dan Banten, DPR perlu:

a. Meminta aparat hukum memberikan hukuman berat terhadap para mafia umroh, sebab hal itu sangat meresahkan dan merugikan jemaah umroh;

b. Mendorong Kementerian Agama memberikan pengawasan yang ketat terhadap perusahaan travel umroh yang ada di Indonesia dengan melakukan verifikasi data dari berbagai aspek, seperti struktur kepemilikan dan kepengurusan, kesehatan keuangan dan bangunan fisik kantornya sehingga perusahaan travel yang ada dipastikan kredibilitasnya;

c. Mengimbau masyarakat berhati-hati dalam memilih perusahaan travel umroh ketika hendak melaksanakan ibadah umroh dan tidak terjebak oleh harga miring. Masyarakat diharapkan menelusuri terlebih dahulu rekam jejak travel umroh sebelum memutuskan bergabung dan diutamakan menggunakan jasa perusahaan travel yang tergabung ke dalam asosiasi perusahaan umroh seperti AMPHURI (Asosiasi Muslim Penyelenggara Haji dan Umrah Republik Indonesia). (EKI)