Status KLB Campak

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut ada 12 provinsi yang menetapkan status Kejadian Luar Biasa (KLB) kasus campak. Sepanjang tahun 2022 telah dilaporkan sebanyak 3.341 kasus yang teridentifikasi di 223 kabupaten/kota dari 31 provinsi, diketahui peningkatan kasus ini karena rendahnya cakupan imunisasi selama pandemi COVID-19, DPR perlu:

a. Mendorong Kemenkes bersama Pemerintah Daerah dan Dinas Kesehatan untuk memetakan kembali kasus campak yang telah terjadi atau berpotensi terjadi di Indonesia, khususnya di 223 kabupaten/kota dari 31 provinsi, serta menggencarkan upaya-upaya untuk mencegah peningkatan kasus campak di Indonesia, dengan memperluas cakupan Imunisasi Measles Rubella (MR) yang diberikan untuk anak usia 9 bulan sampai 15 tahun;

b. Mendorong Kemenkes bersama Dinas Kesehatan meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat, khususnya kepada orang tua agar membawa bayi dan anak yang belum bersekolah dan anak yang tidak bersekolah ke Rumah Sakit, Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu), Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas), atau Fasilitas Kesehatan (faskes) lainnya untuk diberikan Imunisasi MR, sehingga anak memiliki daya tahan tubuh dan kekebalan terhadap penyakit campak, mengingat virus penyebab penyakit campak bisa dengan sangat mudah menular dari satu orang ke orang lainnya;

c. Mendorong Kemenkes bersama Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) dan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) berkoordinasi dalam melakukan roadmap atau peta jalan sektor kesehatan di Indonesia, baik penanganan Covid-19 maupun penyakit campak dan rubella, termasuk program imunisasi vaksin MR, sehingga kondisi pandemi Covid-19 tidak menganggu atau menjadi penyebab tidak diprioritaskannya program atau pencegahan penyakit campak;

d. Mendorong Kemenkes bersama faskes melakukan inovasi program akselerasi imunisasi vaksin MR, seperti melakukan door to door imunisasi, ataupun program lainnya, yang bertujuan untuk mempercepat program imunisasi vaksin MR. Diharapkan, seiring dengan peningkatan penanganan Covid-19, pecegahan penyakit campak dan rubella dapat berjalan sesuai target. (RS)