Kecelakaan Kerja Proyek KCJB
Adanya penilaian terdapat masalah keselamatan dan keamanan di proyek kereta cepat Jakarta-Bandung (KCJB), seperti terjadinya insiden kecelakaan kerja di proyek KCJB pada Minggu (18/12) yang menimbulkan korban jiwa, DPR perlu:
a. Mendorong pemerintah melakukan investigasi mendalam terhadap insiden kecelakaan tersebut guna diketahui penyebab pasti dari insiden tersebut dan ke depannya dilakukan evaluasi dan perbaikan agar kecelakaan ataupun insiden terkait KCJB tidak terjadi kembali;
b. Mendorong pemerintah mengevaluasi proyek KCJB, mulai dari step perencanaan awal hingga pembiayaan, khususnya aspek keselamatan dan keamanan yang menjadi prioritas penumpang dalam sektor transportasi;
c. Mendorong pemerintah mempertimbangkan dan mengkaji kembali target selesainya proyek KCJB sebelum 2024, mengingat dengan target tersebut, biaya proyek KCJB terus membengkak dan potensi risiko yang cukup membahayakan apabila memaksakan percepatan proyek KCJB. Oleh karena itu, pemerintah diharapkan realistis dan mempertimbangkan berbagai aspek dalam menentukan target penyelesaian proyek KCJB;
d. Mendorong pemerintah meningkatkan pengawasan terhadap implementasi dari Standard Operating Procedure (SOP) pemasangan rel dan SOP pekerjaan lainnya, serta memastikan setiap pekerjaan-pekerjaan yang dilakukan dalam proyek KCJB menerapkan aspek Safety, Security, Health and Environment (SSHE), sehingga ke depannya insiden kecelakaan kerja proyek KCJB tidak kembali terulang. (LA)
(20 Desember 2022)