Kementerian ESDM Mulai Pengembangan Tanaman Tebu Menjadi BBN Bioetanol
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) tengah menjajaki pengembangan tanaman tebu menjadi bahan bakar nabati (BBN) bioetanol sebagai bahan campuran bahan bakar minyak (BBM). Gagasan tersebut dikeluarkan saat Menteri ESDM bertemu dengan Konsultan Brazil, DPR perlu:
a. Menyambut baik langkah Kementerian ESDM dalam penjajakan pengembangan tanaman tebu menjadi bahan bakar nabati (BBN) bioetanol sebagai bahan campuran BBM mengingat bioetanol dapat mengurangi emisi karbon di sektor transportasi dan bioetanol bisa dijadikan alternatif saat terjadi krisis energi ;
b. Mendorong Kementerian ESDM untuk bekerjasama degan Badan Research Inovasi Nasional (BRIN) untuk melakukan penelitian mendalam terkait pengembangan tanaman tebu menjadi bahan bakar bioetanol mengingat Indonesia berpotensi besar dalam pengembangan bioetanol dengan memiliki lahan tebu seluas 400.000 hektare;
c. Mendorong Kementerian ESDM bersama Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk melakukan revitalisasi industri gula nasional yang salah satu tujuannya juga mendukung produksi bioethanol berbasis tebu dalam rangka ketahanan energi, dan pelaksanaan energi bersih melalui penggunaan BBN bioetanol;
d. Mendorong Kementerian ESDM untuk melakukan kerja sama dengan pabrik-pabrik bioetanol di Indonesia untuk memastikan kesiapan kapasitas produksi yang dihasilkan oleh pabrik-pabrik tersebut untuk mendukung berjalannya pengembangan BBN bioetanol. (IN)
(18 Oktober 2022)