Evaluasi Kasus Covid-19 di Indonesia

Kasus Covid-19 di Indonesia sudah cenderung menurun, yang didukung dengan tingkat perawatan (treatment) Covid-19 di rumah sakit maupun di fasilitas kesehatan lainnya sudah mulai rendah angkanya, namun angka kematian akibat Covid-19 di Indonesia masih tergolong tinggi karena lebih tinggi dari rata-rata angka kematian di dunia, DPR perlu:

a. Mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mengevaluasi penyebab masih tingginya angka kematian atau case fatality rate (CFR) akibat Covid-19 di Indonesia, agar dari masing-masing penyebab tersebut dapat ditemukan solusi terbaik untuk menekan CFR akibat Covid-19;

b. Mendorong Kemenkes meminta kepada rumah sakit maupun fasilitas kesehatan untuk mengoptimalkan upaya perawatan (treatment) terhadap pasien Covid-19, khususnya yang memiliki penyakit penyerta (komorbid), mengingat imun tubuh pasien Covid-19 dengan komorbid jauh lebih rentan dibandingkan pasien Covid-19 yang tidak berkomorbid dan sudah diberikan vaksin Covid-19;

c. Mendorong Kemenkes meningkatkan upaya yang telah disepakati dan sesuai dengan rekomendasi World Health Organization (WHO) dalam menurunkan angka kematian akibat Covid-19, salah satunya yaitu melalui vaksinasi Covid-19 yang gencar diberikan kepada masyarakat, baik dosis pertama, kedua, maupun ketiga (booster);

d. Mendorong Kemenkes terus menyelaraskan indikator-indikator yang harus dipenuhi untuk mengubah fase dari pandemi menjadi endemi Covid-19, yaitu penurunan jumlah kasus penularan Covid-19, angka kematian rendah di bawah rata-rata dunia, konfirmasi jumlah keseluruh kasus Covid-19 yang rendah, serta cakupan vaksinasi yang tinggi. Untuk itu, Kemenkes diharapkan mengoptimalkan seluruh upaya pengendalian penyebaran Covid-19;

e. Mengimbau masyarakat untuk turut mendukung upaya pengendalian Covid-19 yang dilakukan pemerintah dengan cara patuh terhadap protokol kesehatan (prokes) serta mengakses perlindungan imun tubuh dari virus corona melalui vaksinasi Covid-19. (LA)

(21 September 2022)