Pemerintah Alami Kesulitan dan Hambatan Capai Target Vaksin Booster Covid-19
Di tengah kasus Covid-19 yang mengalami kenaikan, sementara pemerintah menyatakan mengalami kesulitan dan hambatan dalam mencari target masyarakat penerima vaksin booster Covid-19, DPR perlu:
a. Mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) bersama Pemerintah Daerah (Pemda) melakukan evaluasi menyeluruh terhadap capaian target vaksin booster Covid-19 yang dinilai masih rendah hingga saat ini, yakni baru 23,17 persen dari target 208 juta jiwa lebih sasaran penerima vaksin booster Covid-19, guna diketahui penyebab sulitnya mencari target penerima vaksin booster Covid-19;
b. Mendorong Kemenkes bersama Pemda mengatur strategi maupun langkah yang tepat agar target booster Covid-19 dapat meningkat dan sesuai target, seperti dengan memetakan kelompok masyarakat sehingga dapat dilakukan upaya persuasif yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat, penggencaran sosialisasi urgensi vaksin dosis lengkap, hingga upaya jemput bola pemberian vaksin;
c. Mendorong Kemenkes bekerja sama dengan berbagai pihak untuk memperbanyak lokasi dan fasilitas kesehatan (faskes) yang menyediakan vaksin booster Covid-19 hingga memobilisasi masyarakat yang menjadi target atau sasaran vaksin booster Covid-19, sehingga sasaran penerima vaksin booster Covid-19 dapat mencapai target yang telah ditetapkan;
d. Mendorong Kemenkes menggencarkan upaya-upaya untuk memberikan kesadaran dan pemahaman kepada masyarakat mengenai urgensi vaksin booster Covid-19 di tengah kasus pandemi Covid-19 yang kembali meningkat saat ini guna memberikan proteksi yang optimal, mengingat ambisi masyarakat untuk mendapatkan vaksin Covid-19 saat ini cenderung menurun karena merasa dosis vaksin hanya cukup dua kali saja;
e. Mendorong Kemenkes mengingatkan kepada masyarakat bahwa World Health Organization (WHO) menyatakan bahwa pandemi Covid-19 belum berakhir, sehingga diperlukan kewaspadaan yang tinggi agar kasus Covid-19 di satu negara tidak kembali melonjak, salah satunya dengan memperkuat imunitas tubuh melalui pemberian dosis vaksin Covid-19 yang lengkap.
(21 Juni 2022)