Penyebaran Kasus Hepatitis Akut Berpotensi Pada Adenovirus dan SARS-CoV-2
Kasus hepatitis akut parah hingga saat ini masih belum dapat diketahui secara pasti penyebabnya, dan penyebarannya pada anak-anak terus meluas, yakni dari 18 kasus di tujuh provinsi, tujuh orang diantaranya meninggal dunia, serta berpotensi mengarah pada adenovirus dan berketerkaitan dengan SARS-CoV-2, DPR perlu:
a. Mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penyakit tersebut, dan terus berupaya melakukan upaya penanganan dan pencegahan hepatitis dan Covid-19, khususnya pada anak, mengingat hal tersebut menjadi bagian penting dalam upaya pengurangan risiko hepatitis akut yang tersinyalir berkaitan dengan Covid-19;
b. Mendorong Kemenkes terus berkoordinasi dengan World Health Organization (WHO) untuk terus menelusuri mekanisme penularan hepatitis akut, mendalami hipotesis yang mengarah pada adenovirus, serta keterkaitan antara Covid-19 dengan hepatitis akut, serta melakukan investigasi dengan melakukan analisis pathogen menggunakan Whole Genome Sequencing (WGS) maupun penyelidikan epidemiologi lebih lanjut untuk memastikan penyebab dari kejadian hepatitis akut, mengingat diperlukan langkah yang tepat untuk dapat menanggulangi penyakit hepatitis akut agar tidak mewabah dan menjadi pandemi;
c. Mendorong Kemenkes terus mengedukasi masyarakat mengenai adanya pemberitaan mengenai hipotesa hepatitis akut yang mengarah pada adenovirus dan memiliki keterkaitan dengan Covid-19, serta gejala yang timbul apabila terkena penyakit tersebut, sehingga dapat dilakukan upaya penanganan yang tepat dan masyarakat tidak mudah terkena informasi hoax, serta menjalani kehidupan dengan tetap menjalankan protokol kesehatan (prokes) secara disiplin, ditambah dengan pola hidup yang bersih dan sehat guna terhindar dari virus yang menyebabkan terjadinya hepatitis akut;
d. Mengimbau masyarakat untuk menjalankan vaksinasi Covid-19 dan melengkapi imunisasi dasar pada anak, termasuk imunisasi hepatitis sejak dini, serta melakukan upaya pencegahan hepatitis dalam beraktivitas, seperti menghindari paparan dari makanan kotor, mengingat meskipun hepatitis akut masih terlalu dini untuk menjadi pandemi, tetapi bisa memicu masalah kesehatan baru apabila salah kelola dan cenderung menyepelekan penyakit tersebut.