Mutasi Omicron Perlu Di Waspadai Saat Mudik 2022
Mutasi virus corona dari subvarian Omicron makin berkembang, dari sebelumnya hanya diketegorikan dengan jenis XE, saat ini bertambah dua, yaitu subvarian XD dan XF. Subvarian tersebut perlu diwaspadai muncul, khususnya dari aktivitas yang banyak melakukan mobilitas seperti mudik Lebaran 2022, mengingat diketahui bahwa ketiga subvarian tersebut lebih cepat menular dibandingkan varian Omicron, namun data yang ada sampai saat ini belum memadai, DPR perlu:
a. Mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berkoordinasi dengan World Health Organization (WHO) mengenai perkembangan dari subvarian XE, XD, dan XF, serta terus mempelajari kasus penyebaran subvarian XE, XD, dan XF di sejumlah negara yang telah terjangkiti ketiga subvarian tersebut, sehingga dapat ditentukan langkah dan kebijakan yang tepat untuk mengantisipasi masuknya ketiga subvarian tersebut ke Indonesia, khususnya pasca aktivitas mudik dan cuti bersama Lebaran 2022;
b. Mendorong Kemenkes agar tidak lengah dan terus waspada terhadap perkembangan subvarian Omicron tersebut dengan memperkuat langkah mitigasi dan preventif, sebab keberadaan tiga subvarian Omicron tersebut dapat mengancam langkah pemerintah Indonesia yang saat ini berupaya menuju endemi, apabila langkah mitigasi dan preventif tidak dilakukan secara optimal;
c. Mendorong pemerintah mempertimbangkan untuk melakukan pengetatan screening kesehatan dalam kurun waktu tertentu bagi pelaku perjalanan luar negeri (PPLN) yang datang ke Indonesia dari negara-negara yang telah terjangkiti ketiga subvarian Omicron tersebut, guna mencegah masuknya ketiga subvarian Omicron tersebut ke Indonesia;
d. Mendorong Kemenkes mempersiapkan rencana untuk mengantisipasi situasi terburuk (worst case) yang berpotensi terjadi, yaitu melalui penguatan sistem kesehatan di rumah sakit dan fasilitas-fasilitas kesehatan, percepatan vaksinasi Covid-19, hingga peningkatan pengawasan kedisiplinan masyarakat dalam menerapkan protokol kesehatan (prokes), sehingga pengendalian kasus Covid-19 beserta varian dan mutasinya dapat dilakukan secara optimal.
(14 April 2022)