Menkeu Catat Realisasi Anggaran PEN Capai Rp.52,66 triliun

Menteri Keuangan mencatat realisasi anggaran program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) baru mencapai Rp52,66 triliun per 15 April 2022, setara 11,6 persen dari total pagu Rp455,62 triliun, DPR perlu:

a. Mendorong pemerintah  mempercepat realisasi dana PEN dimulai dengan melakukan evaluasi terhadap realisasi dana PEN untuk mengetahui pos-pos yang belum menyerap anggaran secara optimal maupun untuk mengetahui apabila terdapat penyebab terhambatnya realisasi dana PEN 2022;

b. Mendorong Kementerian Keuangan (Kemenkeu) bersama Kementerian Sosial (Kemensos) terus memantau penyaluran berbagai bantuan sosial (bansos) agar disalurkan secara optimal dan sesuai target, khususnya menjelang lebaran guna menjaga daya beli masyarakat yang tergerus kenaikan sejumlah bahan pangan;

c. Mendorong Kemenkeu mempercepat proses penyelesaian tagihan rumah sakit untuk pasien Covid-19, maupun pos-pos lain pada kluster kesehatan, seperti percepatan penyaluran dana untuk vaksinasi, dan melakukan pencairan insentif tenaga kesehatan secara tepat waktu;

d. Mendorong pemerintah menggencarkan sosialisasi program insentif pajak penjualan atas barang mewah (PPnBM) dan pajak pertambahan nilai (PPN) rumah DTP  yang saat ini masih sangat minim dan mendorong Direktorat Jenderal Pajak untuk mempercepat proses validasi data permohonan insentif pajak yang diajukan pengusaha otomotif dan properti, sehingga anggaran PEN untuk insentif pajak dapat efektif mendongkrak perekonomian.

(21 April 2022)