Kemenkes Catat 1,7 Juta Anak Belum Mendapat Imunisasi

Kementerian Kesehatan (Kemenkes) mencatat sebanyak 1,7 juta anak di Indonesia belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap. Sepanjang 2019 hingga 2021 terjadi penurunan cakupan imunisasi dasar lengkap yakni mencapai 93,7 persen kemudian turun menjadi 84,2 persen pada 2021, DPR perlu:

a. Mendorong Kemenkes dan Dinas Kesehatan untuk mengoptimalkan kembali peran Posyandu dan Puskesmas sebagai sentra imunisasi anak, dan bila diperlukan Dinas Kesehatan dapat menerjunkan tim vaksinator untuk mendatangi anak-anak yang harus diimunisasi;

b. Meminta Kemenkes, Pemerintah Daerah (Pemda), dan Dinas Kesehatan untuk mengantisipasi terjadinya kejadian luar biasa (KLB) seperti wabah sebagai dampak penurunan cakupan imunisasi, sehingga perlu ada respon cepat pemerintah agar KLB tidak terjadi dan meluas;

c. Meminta Pemda dan Dinas Kesehatan untuk melakukan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat guna meningkatkan kesadaran mengenai manfaat imunisasi dasar lengkap sehingga masyarakat khususnya para orang tua dapat secara aktif mendatangi Posyandu, Puskesmas, ataupun rumah sakit guna memberikan imunisasi pada anaknya;

d. Mendorong Kemenkes untuk memastikan ketersediaan stok imunisasi dan kelancaran distribusi vaksin untuk imunisasi anak mengingat ketiadaan stok dapat berdampak pada rendahnya capaian IDL, serta meminta Pemda aktif melaporkan kekosongan stok vaksin untuk IDL sehingga Kemenkes dapat segera mengirimkan stok vaksin sesuai dengan kebutuhan masing-masing daerah.

(12 April 2022)