Laju Vaksinasi Covid-19 di Indonesia Timur Mengalami Perlambatan

Laju vaksinasi Covid-19 di wilayah Indonesia Timur mulai mengalami perlambatan dengan rasio baru 1 dari 10 orang di kawasan Indonesia Timur yang menerima vaksin dosis lengkap, terutama dalam tiga pekan terakhir ini, DPR perlu:

a. Mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk mendata provinsi-provinsi dan daerah mana saja yang program vaksinasinya berjalan dengan lambat, sehingga program vaksinasi di daerah tersebut dapat segera dievaluasi;

b. Mendorong Kemenkes segera memberikan solusi dari permasalahan  yang dihadapi Indonesia Timur dalam melakukan program vaksinasi Covid-19, seperti membenahi pendistribusian vaksin dari pusat ke daerah, memastikan kecukupan tenaga vaksinator, hingga mengedukasi masyarakat agar memiliki kesadaran diri untuk bersedia divaksin, sehingga dapat dilakukan percepatan program vaksinasi Covid-19 di wilayah Indonesia Timur agar wilayah Indonesia Timur tidak tertinggal dalam pelaksanaan program vaksinasi dibandingkan dengan daerah lainnya di Indonesia;

c. Mendorong Kemenkes berkoordinasi dengan daerah-daerah untuk berupaya memperluas dan mengakselerasi program vaksinasi agar mencapai target yang telah ditetapkan, khususnya di Indonesia Timur, seperti dengan melakukan pemberian vaksinasi secara door to door maupun komunikasi regional melalui gerakan atau kegiatan vaksinasi dengan menyasar berbagai wilayah;

d. Mendorong Kemenkes berkomitmen tidak hanya berfokus pada percepatan dan perluasan vaksinasi di daerah Jawa atau daerah yang memiliki kepadatan jumlah penduduk, namun hingga ke seluruh wilayah Indonesia, mengingat dibutuhkan terbentuknya kekebalan komunal (herd immunity) yang menyeluruh agar menciptakan antibodi atau pertahanan tubuh terhadap virus yang maksimal. 

(16 November 2021)