Risiko Kematian Bagi yang Belum Divaksin 11 Kali Lebih Tinggi

Data terbaru dari Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (Central of Disease Control/CDC) Amerika Serikat menunjukkan risiko kematian pada orang yang tidak divaksin Covid-19 adalah 11 kali lebih tinggi daripada orang yang divaksinasi lengkap, DPR perlu:

a.    Mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memperhatikan data dari hasil penelitian CDC tersebut sebagai salah satu acuan untuk serius dan berkomitmen dalam mempercepat dan memperluas program vaksinasi Covid-19 di seluruh wilayah Indonesia;

b.    Mendorong Kemenkes bekerja sama dengan tokoh masyarakat atau tokoh agama setempat, seperti imam masjid atau pendeta, untuk secara masif mensosialisasikan, mengarahkan, dan mengedukasi masyarakat tentang manfaat vaksinasi, efikasi vaksin, dan jenis vaksinasi apa saja yang telah mendapatkan Emergency Use Authorization (EUA) di Indonesia, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir untuk menerima jenis vaksin apapun karena semua jenis vaksin memiliki tujuan yang sama yaitu untuk meminimalisir dampak buruk akibat virus corona dan meningkatkan imun tubuh terhadap virus tersebut;

c.    Mendorong Kemenkes berupaya maksimal untuk mencapai target vaksinasi hingga ke seluruh wilayah di Indonesia dan seluruh cakupan usia yang bisa menerima vaksin, termasuk di wilayah terdepan, terluar, dan terdepan (3T) dan vaksin bagi kaum lanjut usia (lansia), mengingat target Pemerintah hingga akhir tahun yaitu seratus juta vaksin Covid-19 diberikan kepada masyarakat. Diketahui, per 15 Oktober 2021 data Kemenkes menyebutkan jumlah masyarakat yang sudah divaksinasi dosis kedua yaitu sebanyak 61.397.055 orang atau 29,48 persen dari total target sasaran vaksinasi, dan jumlah masyarakat yang sudah disuntik vaksin Covid-19 dosis pertama yakni sebanyak 105.464.686 orang atau 50,64 persen dari target;

d.    Mendorong Kemenkes menggencarkan upaya vaksinasi jemput bola atau door to door, khususnya bagi kelompok rentan, serta menggencarkan strategi warga non-lansia untuk aktif mengajak orang tua atau keluarganya yang lansia untuk mendatangi sentra vaksinasi terdekat, mengingat pentingnya vaksin Covid-19 untuk menekan angka kematian akibat Covid-19;

e.    Mengingatkan kepada seluruh masyarakat Indonesia bahwa akselerasi vaksinasi Covid-19 yang dijalankan harus sejalan dan seiring dengan strategi penguatan testing (tes), tracing (pelacakan), dan treatment (perawatan), serta kedisiplinan dan kepatuhan masyarakat dalam menjalankan protokol kesehatan (prokes) 5M yaitu mencuci tangan, menjaga jarak, memakai masker, menjauhi kerumunan, dan mengurangi mobilitas, sebagai modal persiapan transisi dari pandemi menuju endemi. (18 Oktober 2021)