Peretasan Jaringan BIN dan 9 Kementerian/Lembaga di Indonesia oleh Hacker Cina

Peneliti Insikt Group mengungkap peretas Cina diduga telah meretas jaringan internal Badan Intelijen Negara (BIN) dan sembilan kementerian/lembaga (K/L) lainnya di Indonesia. Data Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) juga mengungkap sepanjang Januari-Agustus 2021 ditemukan lebih dari 888,7 juta serangan siber termasuk pada lembaga Pemerintah, DPR perlu:

a. Mendorong BSSN dan Kementerian Komunikasi dan Informatika (Komenkominfo) untuk menjadikan temuan ini sebagai momentum untuk memperbaiki dan memperkuat tata kelola sistem keamanan jaringan, khususnya penyimpanan data yang bersifat rahasia di seluruh K/L, serta melakukan pengecekan jaringan dan meningkatkan keamanan secara berkala guna menghindari serangan-serangan dari para peretas;

b. Mendorong BIN, BSSN, dan Kemenkominfo untuk menginvestigasi pihak-pihak yang diduga melakukan peretasan terhadap lembaga negara dan mencari tahu tujuan dari peretasan tersebut, untuk mengungkap apakah ada tindakan spionase dan pencurian data yang dilakukan oleh peretas yang berpotensi merugikan negara;

c. Mendorong BSSN, BIN, dan Kemenkominfo dengan melibatkan para ahli hingga peretas profesional untuk menyusun dan mengembangkan sistem keamanan jaringan yang dapat diterapkan oleh seluruh instansi Pemerintah sebagai upaya penguatan keamanan siber guna menjaga informasi yang berkaitan dengan keamanan negara.

(14 September 2021)