Penyerangan Terhadap Tokoh dan Simbol Agama

Tiga peristiwa penyerangan terhadap tokoh dan simbol agama terjadi secara beruntun dalam 10 hari terakhir, yakni 18 September penembakan yang menewaskan tokoh agama di Tangerang, 20 September penyerangan terhadap Ustaz Abu Syahid Chaniago di Batam dan terakhir 25 September pembakaran mimbar Masjid Raya Makassar, DPR perlu:

a. Menyampaikan duka cita dan rasa keprihatinan serta mengecam aksi yang melukai dan menewaskan seorang ustaz di Tangerang, sebab aksi seperti ini berpotensi menimbulkan provokasi di tengah masyarakat;

b. Mendorong Kepolisian melakukan proses hukum secara tuntas, hingga diketahui motif serta otak dari penyerangan tersebut, dan tidak menghentikan proses hukum hanya karena pelaku teridentifikasi sebagai orang dengan gangguan jiwa (ODGJ);

c. Mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dalam menyikapi aksi-aksi penyerangan tersebut serta tidak terprovokasi dengan melakukan aksi-aksi yang tidak diingingkan;

d. Mengimbau masyarakat, khususnya para takmir masjid untuk meningkatkan keamanan dan kewaspadaan pada tempat-tempat ibadah dan acara-acara keagamaan, agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di kemudian hari.

(27 September 2021)