Covid-19 Varian Delta Plus Ditemukan di Indonesia

Lembaga Eijkman mengatakan turunan virus corona varian Delta (B.1.617.2) dengan nomor kode AY.1, atau yang juga dikenal di dunia sebagai Delta Plus, telah ditemukan di Indonesia. Selain itu dalam update terbaru pelacakan berbagai varian Covid-19 di dunia, World Health Organization (WHO) memasukkan satu varian Corona dari Indonesia dengan nama B14662 dalam daftar pengawasan. Kedua virus ini sendiri dinilai memiliki potensi jadi berbahaya di masa depan dan dikhawatirkan lebih menular dari varian Delta yang saat ini mewabah di Indonesia. DPR Perlu:

a. Mendorong Pemerintah Pusat untuk menanggapi secara serius berbagai temuan terkait varian dan jenis virus Corona yang baru, guna mencegah peningkatan angka penularan yang diakibatkan oleh varian baru tersebut mengingat penularan serta perubahan genetika atau virus corona yang sangat cepat seperti yang terjadi saat ini di Indonesia akibat varian Delta;

b. Mendorong Pemerintah melalui seluruh Kementerian terkait untuk terus meningkatkan upaya akselerasi vaksinasi Covid-19 dengan mempercepat distribusi 90,1 juta dosis vaksin Covid-19 produksi PT Bio Farma untuk mencukupi jumlah stok vaksin yang menjadi salah satu kendala utama lambannya program Vaksinasi;

c. Mendorong Pemerintah untuk transparan dan jujur dalam upaya melakukan testing dan tracing, serta terus melakukan optimalisasi upaya tersebut di wilayah masing-masing, agar Pemerintah Pusat bersama Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 dapat segera melacak serta memetakan daerah-daerah yang membutuhkan perhatian khusus dan serius dalam penanganan Covid-19;

d. Mengimbau kepada masyarakat untuk tetap waspada menerapkan protokol kesehatan secara ketat dan tidak lengah terhadap bahaya Covid-19.

(28 Juli 2021)