Kapal Ikan Asing Lewati Perbatasan

Ketua Aliansi Nelayan Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau mengatakan puluhan Kapal Ikan Asing (KIA) dari negara Thailand dan Vietnam semakin agresif dalam melewati perbatasan, menangkap, serta melakukan pencurian ikan dengan pukat harimau di perairan Natuna Utara setiap harinya, DPR Perlu:

a.    Mendorong Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berkoordinasi dengan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL) dan Polisi Air untuk meningkatkan upaya pengawasan, khususnya di daerah pusat sebaran kapal asing pencuri ikan di Natuna Utara, melalui patroli secara berkala agar wilayah air Indonesia agar tidak mudah disusupi atau dimasuki oleh kapal asing;

b.    Mendorong KKP berkoordinasi dengan TNI AL dan Polisi Air untuk  meningkatkan jumlah dan kapasitas kapal patroli serta personil di laut Natuna Utara untuk mengimbangi jumlah kapal pencuri ikan yang menerobos masuk ke laut Natuna Utara;

c.    Mendorong TNI AL dan Polisi Air untuk meningkatkan teknologi dan modernisasi Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista) disesuaikan dengan perkembangan teknologi masa kini untuk pemantauan wilayah laut Indonesia;

d.    Mendorong Pemerintah dan TNI AL untuk mempertimbangkan penggunaan teknologi Automatic Identification System (AIS) dan Vessel Monitoring System (VMS) yang telah digunakan negara-negara lain dalam upaya meningkatkan pengawasan terhadap kapal-kapal asing yang menerobos masuk perbatasan Indonesia.

 (7 Juni 2021)