Masih Tingginya Positivity Rate Covid-19 Indonesia
Masih tingginya positivity rate Covid-19 Indonesia ditunjukkan dengan data per tanggal 21 Februari positivety rate berada pada 24.91persen, dan selama tujuh hari terakhir tingkat positivitas mencapai 27.27 persen dengan rekor harian tertinggi pada 18 Februari yang mencapai 40.07 persen, DPR perlu:
a. Mendorong pemerintah bersama Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Covid-19 untuk bekerja lebih keras dalam mengupayakan penurunan positivity rate yang merupakan perbandingan antara jumlah kasus positif Covid-19 dengan jumlah testing yang dilakukan, sebab Badan Kesehatan Dunia/WHO telah menetapkan standar positivity rate di angka 5 persen;
b. Mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) bersama Satgas Penanganan Covid-19 untuk meningkatkan jumlah testing dan pelacakan kontak secara masif, yang diiringi isolasi bagi pasien terkonfirmasi, mengingat rendahnya rendahnya testing yang dilakukan selama libur panjang ikut berdampak pada tingginya positivity rate;
c. Mendorong pemerintah bersama Satgas Penanganan Covid-19 untuk mengevaluasi kebijakan pemberlakukan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) mikro yang saat diterapkan saat ini, untuk melihat sejauh mana efektivitas kebijakan tersebut dalam menurunkan kasus Covid-19, sehingga dapat disusun kebijakan baru yang lebih tepat dan efektif;
d. Mendorong Kementerian Kesehatan untuk membenahi sistem pendataan dan pelaporan kasus Covid-19 yang memudahkan tenaga kesehatan melaporkan data secara real time, sebab banyak data yang terlambat dilaporkan menyebabkan data harian yang dimiliki pemerintah menjadi kurang valid dan berdampak pada sulitnya pemerintah membuat kebijakan penanganan Covid-19 yang efektif dan tepat sasaran;
e. Mendorong Pemda untuk memperbanyak layanan kesehatan yang dapat menyelenggarakan testing Covid-19, sehingga memudahkan masyarakat apabila ingin melakukan testing Covid-19;
f. Mengimbau masyarakat untuk aktif memeriksakan kondisi tubuh jika mengalami gejala Covid-19 serta disiplin menerapkan protokol kesehatan secara ketat dimanapun berada.
(22 Februari 2021)