Kasus Penolakan Pasien di Papua

Insiden memilukan kembali mengguncang layanan kesehatan di Papua. Irene Sokoy, warga Kampung Hobong, Sentani, Jayapura, meninggal dunia bersama bayi yang dikandungnya setelah diduga tidak mendapatkan layanan medis dari empat rumah sakit. Kasus ini menunjukkan masih lemahnya sistem layanan kesehatan, khususnya layanan kegawatdaruratan ibu hamil di daerah tertinggal, DPR perlu;

a. Meminta Kementerian Kesehatan bersama Pemerintah Provinsi Papua untuk melakukan investigasi menyeluruh terhadap seluruh rumah sakit yang diduga menolak memberikan layanan, termasuk menelusuri kepatuhan terhadap SOP gawat darurat, ketersediaan tenaga medis, serta tata kelola manajemen rujukan; 

b. Mendorong Kementerian Kesehatan untuk memperkuat sistem rujukan kegawatdaruratan ibu dan anak, termasuk memastikan setiap rumah sakit memiliki fasilitas IGD, ruang bersalin emergensi, tenaga dokter kandungan, perawat, dan bidan yang siap melayani tanpa alasan penolakan; 

c. Meminta Pemerintah melakukan evaluasi dan pengawasan intensif terhadap implementasi regulasi yang melarang rumah sakit menolak pasien gawat darurat, serta memastikan penjatuhan sanksi tegas bagi tenaga medis atau manajemen rumah sakit yang terbukti lalai atau melakukan pelanggaran; 

d. Mendorong Pemerintah untuk meningkatkan kapasitas dan fasilitas rumah sakit di Papua, terutama RS rujukan di Jayapura, termasuk penyediaan ruang ICU/NICU, peralatan emergensi maternal, ambulans rujukan, serta sistem komunikasi antar rumah sakit yang terintegrasi; 

e. Meminta Kementerian Kesehatan, Kementerian Dalam Negeri, dan pemerintah daerah untuk mempercepat pemenuhan kebutuhan SDM kesehatan di Papua melalui redistribusi dokter, program insentif daerah khusus, penugasan berbasis kebutuhan mendesak, serta kerja sama dengan institusi pendidikan kesehatan; 

f. Mendorong Pemerintah bekerja sama dengan BPJS Kesehatan dan Ombudsman RI untuk memperkuat mekanisme pengaduan masyarakat, audit layanan, serta early warning system guna mencegah kasus penolakan pasien, terutama pada kelompok rentan seperti ibu hamil dan anak.(DRL)