Web Services (WS) Tumbang, Berbagai Industri Terdampak
Gangguan besar pada layanan Amazon Web Services (AWS) menyebabkan lumpuhnya sejumlah sistem penting, termasuk di sektor penerbangan dan perbankan. Insiden ini menunjukkan tingginya ketergantungan infrastruktur digital nasional pada penyedia cloud asing, serta lemahnya kesiapan mitigasi dan diversifikasi sistem. Kondisi tersebut menuntut penguatan regulasi, pengawasan, dan kebijakan ketahanan digital nasional agar pelayanan publik dan ekonomi tidak rentan terhadap gangguan global, DPR perlu:
a. Mendorong Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) untuk segera melakukan audit risiko nasional atas ketergantungan layanan cloud asing, termasuk AWS, serta menyusun standar nasional minimum untuk penyedia layanan cloud yang beroperasi di Indonesia;
b. Mendorong Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI) untuk menetapkan regulasi teknis bagi institusi keuangan yang menggunakan layanan cloud, agar memiliki rencana kontinjensi, diversifikasi penyedia, dan jaminan data lokal sebagai bagian dari izin operasional mereka;
c. Mendorong Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk melakukan pemetaan dan penguatan sistem digital di sektor penerbangan dan transportasi yang menggunakan cloud, memastikan adanya fallback atau alternatif apabila layanan utama cloud mengalami gangguan;
d. Memastikan bahwa regulasi yang ditetapkan mencakup aspek hukum mengenai tanggung jawab penyedia layanan cloud, termasuk kewajiban pemulihan layanan, transparansi insiden, dan sanksi jika terjadi kelalaian atau kegagalan infrastruktur digital kritikal;
e. Mendorong pihak terkait untuk mengembangkan program nasional yang mendukung penggunaan cloud lokal dan regional sebagai alternatif, termasuk insentif bagi industri dan penyedia teknologi dalam negeri untuk meningkatkan kapasitas penyediaan infrastruktur digital yang resiliensi dan tersebar secara geografis;
f. Mendorong penyelenggaraan kampanye edukasi publik dan pelatihan bagi sektor swasta dan instansi pemerintah mengenai potensi risiko ketergantungan cloud tunggal, serta praktik terbaik dalam pemulihan layanan, manajemen insiden siber, dan proteksi aset digital. (SKA)