DPR Dukung KPK Usut Dugaan Korupsi Whoosh

Sejumlah Anggota DPR RI telah menyatakan dukungan dan mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengusut tuntas kasus dugaan mark up atau penggelembungan anggaran dalam proyek pembangunan kereta cepat Jakarta-Bandung Whoosh. Dugaan isu mark up dalam proyek Whoosh semula disampaikan Mahfud MD dalam siniarnya pada 14 Oktober 2025, yang menyebut ada dugaan tindak pidana korupsi dalam bentuk penggelembungan anggaran atau mark up di proyek Whoosh, DPR Perlu: 

a. Menyampaikan dukungan terbuka agar KPK menindaklanjuti laporan dan temuan terkait dugaan mark up secara profesional, independen, dan bebas intervensi politik; 

b. Mendorong KPK memastikan proses penyelidikan mencakup seluruh fase proyek mulai dari perencanaan, pembiayaan, pengadaan, hingga pelaksanaan proyek; 

c. Mendorong Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) melakukan audit investigatif dan audit forensik terhadap seluruh skema pembiayaan proyek, termasuk pembengkakan biaya proyek (cost overrun), kontrak kerja sama, dan perubahan nilai proyek; 

d. Mendorong pemerintah menyiapkan langkah mitigasi risiko agar beban finansial proyek tidak semakin membebani anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) dan keuangan badan usaha milik negara (BUMN); 

e. Menyampaikan komitmen DPR bahwa penanganan kasus ini dilakukan untuk menjaga integritas proyek nasional, kepercayaan publik, dan kredibilitas negara.(DRL)