Usulan Bansos Minyak Goreng Dua Liter

Badan Anggaran (Banggar) DPR RI dan pemerintah sepakat memfokuskan stimulus baru senilai Rp16,23 triliun untuk memperkuat bantuan sosial (bansos) pangan di sisa tahun 2025. Banggar DPR meminta agar bantuan beras 10 kilogram (kg) ditambah minyak goreng 2 liter per bulan untuk mendorong daya beli masyarakat, DPR perlu:

a. Mendorong Kementerian Keuangan (Kemenkeu), Kementerian Sosial (Kemensos), Badan Urusan Logistik (Bulog), dan Kementerian Perdagangan (Kemendag) segera menyusun rencana teknis penyaluran serta menetapkan sasaran penerima melalui metode by name by address agar tepat sasaran; 

b. Mendorong Kemensos memastikan Data Tunggal Sosial Ekonomi Nasional (DTSEN) akurat, terbaru, dan sesuai kondisi di lapangan untuk memastikan bansos diterima oleh keluarga miskin dan rentan secara tepat sasaran; 

c. Mendorong Bulog untuk memastikan ketersediaan beras 10 kg per bulan sesuai kualitas standar, serta menjamin agar beras tersebut berkondisi layak dan baik untuk dikonsumsi; 

d. Mendorong Kemendag bekerja sama dengan produsen dan distributor minyak goreng untuk memastikan distribusi pasokan dua liter minyak goreng cukup dan tepat waktu, baik untuk distribusi bansos maupun distribusi ke pasaran, sehingga harga minyak goreng di pasaran tetap stabil; 

e. Mendorong pemerintah menyediakan dashboard digital bansos yang bisa diakses publik mengenai jumlah penerima, nilai bantuan, dan daerah distribusi, sebagai bentuk transparansi kepada publik; 

f. Menyampaikan komitmen untuk selalu melakukan pengawasan ketat agar alokasi Rp16,23 triliun benar-benar terserap dan tidak menyimpang, termasuk pengawasan terhadap mekanisme tender, distribusi, dan evaluasi program;

g. Mendorong Kemensos bersama Kemenkeu dan Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan evaluasi berkala untuk mengukur efek stimulus Rp16,23 triliun terhadap daya beli masyarakat, inflasi pangan, dan kemiskinan ekstrem. Jika terbukti efektif, skema bisa dilanjutkan/ditingkatkan pada tahun 2026 dengan menambah komponen pangan bergizi lain seperti telur, daging ayam; 

h. Mendorong pemerintah mempertimbangkan untuk memperpanjang sejumlah bansos lainnya, seperti diskon tarif listrik dan pelebaran bantuan subsidi upah (BSU) untuk sektor informal, guna mendongkrak daya beli, konsumsi, dan perekonomian nasional. (MRT)