Produksi beras diprediksi turun pada musim tanam kedua (MT II) 2024

Produksi beras diprediksi turun pada musim tanam kedua (MT II) 2024 atau pada musim kemarau ini, sebab penyerapan beras dalam negeri tidak maksimal, DPR perlu:

a. Mendorong Badan Urusan Logistik (Bulog) bersama Kementerian Pertanian (Kementan) untuk memperhatikan potensi penurunan produksi beras pada MT II tersebut, serta segera menyusun langkah dan solusi yang tepat untuk menangani hal tersebut agar kebutuhan beras dalam negeri tetap tercukupi;

b. Mendorong Kementan meningkatkan produksi beras dalam negeri, serta memberikan pendampingan dan arahan kepada petani agar bisa tetap meningkatkan kualitas tanam padi walaupun memasuki musim kemarau, sehingga meminimalisir dilakukannya impor beras;

c. Mendorong Kementan bersama Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) untuk melakukan inovasi menciptakan bibit padi yang mampu tetap bertahan di musim kemarau ataupun musim hujan, mengingat permasalahan yang sering dihadapi oleh petani adalah gagal panen pada saat memasuki fenomena El-Nino;

d. Mendorong Bulog, Kementan, dan Pemerintah Daerah (Pemda) untuk berkomitmen mencapai target serapan beras di MT I ini, sehingga pada musim MT II nanti, Cadangan Beras Pemerintah (CBP) juga bisa terpenuhi secara maksimal;

e. Mendorong Bulog, Kementan, bersama BRIN untuk memetakan permasalahan yang selama ini dihadapi ataupun yang berpotensi terjadi, yang menyebabkan produksi beras menurun di Indonesia, sehingga kebutuhan masyarakat terhadap beras tetap dapat terpenuhi tanpa harus memprioritaskan impor beras.