Boikot Terhadap Produk-Produk yang Mendukung Serangan Israel
2. Sejumlah masyarakat menyuarakan boikot terhadap produk-produk yang mendukung serangan Israel di Palestina. Namun aksi boikot tersebut justru berisiko merugikan ekonomi Indonesia. Diketahui, aksi boikot produk Israel di kalangan pengguna media sosial (medsos) merupakan reaksi kekecewaan masyarakat yang mengecam kekerasan perang di Palestina, DPR perlu:
a. Menyampaikan kepada masyarakat bahwa aksi tersebut dapat dipahami namun tidak menyelesaikan permasalahan yang ada saat ini, sebab produk asli dari Israel juga tidak ada yang masuk secara langsung ke Indonesia;
b. Mendorong pemerintah meminta persatuan negara-negara di dunia untuk mendesak Israel menghentikan tindakannya ke Gaza, dan terus menyuarakan diplomasi atas nama kemanusiaan secara besar-besaran;
c. Mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi-informasi ajakan boikot yang beredar di medsos, dengan terlebih dahulu mengecek validitasnya;
d. Mendorong Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) berupaya menghentikan konflik Palestina-Israel melalui upaya aktif yang melancarkan dorongan diplomatik dan politik yang dapat menghidupkan proses perundingan solusi dua negara, sebab alih-alih mendukung boikot produk-produk yang diinformasikan mendukung Israel yang bertujuan untuk melumpuhkan ekonomi Israel, aksi boikot ini berpotensi merugikan ekonomi Indonesia, bahkan akan banyak tenaga kerja lokal terancam kehilangan pekerjaan jika gerakan boikot menjadi semakin besar.