BMKG Sebut Adanya Potensi Cuaca Ekstrem Hidrometeorologi
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut masyarakat perlu mewaspadai adanya potensi terjadinya cuaca ekstrem atau potensi bencana hidrometeorologi terkait peralihan musim (pancaroba) dari musim kemarau ke musim hujan di Indonesia tahun ini, DPR perlu:
a. Mendorong seluruh Pemerintah Daerah (Pemda) dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk mengantisipasi dan mewaspadai dampak kenaikan intensitas hujan akibat potensi terjadinya cuaca ekstrem bencana hidrometeorologi, dengan memetakan wilayah yang rawan banjir dan tanah longsor, serta melakukan upaya seperti memperdalam sungai dan menanam tanaman yang dapat mengurangi risiko erosi tanah untuk mencegah bencana alam terjadi dan meminimalisir dampak bencana terhadap warga sekitar;
b. Mendorong peran aktif Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) dalam memberikan peringatan cuaca dan prediksi potensi bencana yang ditimbulkan agar masyarakat dan Pemda dapat mempersiapkan diri bila terjadi bencana;
c. Menyampaikan kepada masyarakat untuk mewaspadai potensi terjadinya hujan yang berpotensi menyebabkan bencana hidrometologi seperti meluapnya sungai ataupun terjadinya tanah longsor, dan meminta agar masyarakat dapat cepat tanggap mengevakuasi diri bila mendengar peringatan datangnya bencana;
d. Mendorong Kementerian Sosial (Kemensos), Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dan BPBD memastikan kesiapan dalam menghadapi potensi meningkatnya bencana alam akibat cuaca ekstrem dengan memastikan ketersediaan bantuan pangan, pakaian, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya yang nantinya dibutuhkan oleh masyarakat yang terdampak.