Kemenkes Sebut Indonesia Merupakan Negara Dengan Pengidap TBC Terbesar Kedua di Dunia
Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyampaikan bahwa saat ini Indonesia merupakan negara dengan pengidap tuberkulosis (TBC) terbesar kedua di dunia setelah India. Diketahui, jumlah kasus TBC di Indonesia diperkirakan mencapai 969.000 tiap tahun, DPR perlu:
a. Meminta Kemenkes terus berupaya mempercepat eliminasi penyakit TBC di Indonesia, serta meningkatkan alokasi anggaran kesehatan secara khusus guna mendukung program pengentasan TBC, mengingat dengan alokasi anggaran yang memadai, diharapkan program-program untuk deteksi TBC, pengobatan, dan vaksinasi TBC dapat dijalankan dengan lebih efektif dan efisien;
b. Mendorong Kemenkes meningkatkan jaringan surveilans dan deteksi TBC di seluruh wilayah Indonesia, agar lebih banyak kasus TBC yang dapat teridentifikasi secara cepat sehingga penderita TBC bisa segera mendapatkan penanganan lebih lanjut yang tepat, dan dan penyebaran penyakit TBC dapat terus dikurangi atau ditekan;
c. Mendorong Kemenkes memastikan ketersediaan dan distribusi obat-obatan TBC yang memadai di seluruh fasilitas kesehatan (faskes) guna membantu memastikan bahwa pasien TBC mendapatkan obat secara tepat waktu dan teratur, serta mendorong Kemenkes mempercepat kajian dan pendatangan vaksin TBC baru yang lebih efektif daripada vaksin Bacillus Calmette–GuĂ©rin (BCG) agar upaya pencegahan dan pengendalian penyebaran TBC dapat dilakukan secara optimal;
d. Mendukung dan mendorong Kemenkes untuk terus mengoptimalkan program karantina khusus yang disiapkan oleh pemerintah untuk mengisolasi pasien TBC selama periode pengobatan, guna mencegah penularan penyakit dan memastikan implementasi program karantina berjalan sesuai dengan ketentuan yang telah ditetapkan, serta memberikan dukungan untuk memastikan efektivitas dan kesesuaian program tersebut dalam mengatasi TBC;
e. Mendorong pemerintah untuk melakukan evaluasi terhadap program-program pengentasan TBC yang telah dijalankan secara berkala, serta ke depannya memastikan program pengentasan TBC berjalan dengan efektif, tepat sasaran, dan memberikan pengaruh yang signifikan dalam mengurangi angka kasus TBC di Indonesia.
f. Meminta Kemenkes berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan (Dinkes) untuk meningkatkan edukasi dan kesadaran masyarakat mengenai penyakit TBC, sehingga dapat memperluas pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan, deteksi dini, dan pengobatan TBC, sehingga dapat meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mendukung program pengentasan TBC.