TIngginya Angka Stunting Di Daerah Perkotaan

Tingginya angka stunting atau tengkes di perkotaan seperti Kota Subulussalam, Bima, Palangkaraya, Sorong, dan Batu serta Kabupaten Mamuju, sementara akses warga kota terhadap pengetahuan, sumber ekonomi, dan layanan kesehatan tinggi, DPR perlu:

a. Mendorong Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan perhatian yang merata terhadap kondisi kesehatan anak di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) dan juga di wilayah perkotaan, dengan memberikan edukasi terprogram kepada para orang tua di perkotaan tentang pentingnya memberikan air susu ibu (ASI) eksklusif kepada anak, pentingnya imunisasi, serta memastikan asupan gizi yang seimbang pada anak, mengingat hal tersebut penting dilakukan sebagai langkah awal untuk menekan angka stunting di Indonesia;

b. Mendorong Pemerintah meningkatkan standar kebersihan di pemukiman warga di tiap wilayah, seperti memastikan ketersediaan jamban di setiap rumah dan menyediakan fasilitas saringan air yang memadai, sebab salah satu penyebab tengkes diantaranya adalah akibat kondisi air yang tercemar sehingga kebersihan air yang tidak terjaga;

c. Mendorong Pemerintah memetakan permasalahan yang dihadapi tiap daerah, termasuk di perkotaan dan wilayah 3T, dalam menangani tengkes, serta menggencarkan program-program penanggulangan tengkes agar angka tengkes nasional bisa terus ditekan dan mengalami penurunan;

d. Mengingatkan para orang tua di wilayah perkotaan untuk fokus dan serius dalam menjaga tumbuh kembang anak, sebab kesehatan merupakan modal utama untuk menjamin kesehatan dan kualitas generasi muda di masa depan, sehingga generasi penerus bangsa di masa yang akan datang terjaga dengan baik sejak dini. (EKI)