Program Kartu Prakerja Telah Menjangkau 16,4 Juta Orang Selama Periode 2020-2022

Program Kartu Prakerja telah menjangkau 16,4 juta orang selama periode 2020-2022. Tahun 2023, program tersebut direncanakan akan berjalan secara offline, DPR perlu:

a. Mengapresiasi konsistensi pemerintah menjalankan program bantuan ini selama tiga tahun sebagai upaya penanggulangan dampak pandemi Covid-19 yang sangat memukul perekonomian masyarakat karena kehilangan pekerjaan dan penghasilan;

b. Mendorong Kementerian Ketenagakerjaan (Kemnaker) mengevaluasi jalannya program Kartu Prakerja, output, serta outcome yang dihasilkan untuk memastikan program ini efektif dalam meningkatkan kompetensi masyarakat, sehingga produktivitas para alumni program ini meningkat serta mampu terserap dan bersaing di dalam dunia pekerjaan maupun usaha;

c. Mendorong Kemnaker dan penyelenggara Kartu Prakerja mendata para alumni untuk mengetahui status dan kegiatan para alumni setelah lulus dari program ini untuk memastikan para alumni semakin produktif sesuai dengan harapan program ini;

d. Mendorong Kemnaker bersama penyelenggara Kartu Prakerja menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan swasta dan instansi pemerintahan untuk menjadi salah satu penyedia kebutuhan akan pekerja sehingga para alumni Kartu Prakerja terserap di dunia kerja sesuai dengan kompetensinya;

e. Mendorong Kemnaker mengoptimalkan program Kartu Prakerja yang dilakukan offline, khususnya pada wilayah pelosok termasuk daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) yang masih belum teraliri listrik dan internet secara merata maupun kurangnya fasilitas gadget yang membuat masyarakat terkendala dalam mengakses program Kartu Prakerja yang selama ini dilakukan daring (online). (RA)