Penyakit tidak menular (PTM) Terus Menguras Keuangan Negara

Penyakit tidak menular (PTM) diantaranya seperti penyakit kardiovaskular, kanker, stroke, gagal ginjal, dan diabetes melitus terus menguras duit negara. Berdasarkan data tahun 2021, pembiayaan yang dilakukan negara untuk PTM tersebut sudah mencapai Rp14,3 triliun, DPR perlu:

a. Mendorong pemerintah melalui Kementerian Kesehatan (Kemenkes) berkomitmen dalam mengatasi permasalahan kenaikan PTM di Indonesia untuk mencegah kerugian negara yang disebabkan PTM, mengingat PTM menjadi kategori penyakit yang paling banyak diklaim pada pembiayaan kesehatan di program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan. Diharapka, jumlah kasus PTM dapat diturunkan, sehingga negara dapat lebih berhemat terhadap pembiayaan PTM, dan nantinya pembiayaan tersebut bisa dialihkan anggarannya untuk modal pembangunan di sektor lain yang lebih prioritas;

b. Mendorong Kemenkes untuk menggencarkan program deteksi dini PTM bagi masyarakat sebagai upaya pencegahan dan menangani peningkatan PTM di masyarakat, mengingat PTM saat ini menjadi masalah serius bagi negara karena kenaikan signifikan angka PTM selama lima tahun terakhir berdampak terhadap keuangan negara dan juga menjadi penyebab kematian dan disabilitas tertinggi di Indonesia;

c. Mendorong Kemenkes untuk serius menangani meningkatnya prevalensi merokok usia anak dan remaja 10-18 tahun, serta dalam menurunkan jumlah perokok elektrik yang diketahui dalam beberapa tahun terakhir ini mengalami peningkatan hingga dua kali lipat, mengingat kedepannya hal tersebut dapat menjadi masalah serius karena beresiko sebabkan peningkatan PTM pada generasi muda;

d. Mendorong Kemenkes melakukan sosialisasi pola hidup sehat bagi masyarakat seperti sosialisasi terhadap kesadaran konsumsi gula, garam dan lemak berlebih, bahaya malas bergerak, serta bahaya merokok bagi kesehatan, mengingat sejumlah hal tersebut kini menjadi pola hidup yang biasa dilakukan masyarakat dan menjadi faktor utama penyebab peningkatan PTM. (RR)

(29 September 2022)