Lonjakan Inflasi Akibat Dampak Pandemi Covid-19 dan Perang Rusia - Ukraina

Lonjakan inflasi di berbagai belahan dunia dampak dari pandemi Covid-19 dan diperparah adanya perang Rusia dan Ukraina berpotensi merembet ke Indonesia, DPR perlu:

a. Mendorong pemerintah meningkatkan kewaspadaan dan melakukan langkah antisipasi untuk menghadapi infalsi tersebut agar inflasi tidak berpengaruh pada perekonomian negara, yang dampaknya bisa membebani masyarakat, khususnya kelompok kurang mampu;

b. Mendorong pemerintah terus menjaga stabilitas harga barang dan jasa dalam negeri dengan menjaga dan mengawasi rantai pasokan;

c. Mendorong pemerintah mengalokasikan anggaran subsidi untuk menjaga daya beli masyarakat terutama masyarakat miskin dan rentan miskin, yaitu berupa bantuan sosial (Bansos), bantuan langsung tunai, dan bantuan subsidi upah;

d. Meminta pemerintah menunda rencana kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji serta tarif listrik, mengingat daya beli masyarakat yang masih belum pulih seperti saat sebelum pandemi Covid-19 agar ketika lonjakan inflasi merembet ke Indonesia tidak semakin melemahkan daya beli masyarakat;

e. Mendorong pemerintah berkoordinasi dengan Tim Pengendalian Inflasi untuk selalu memonitor dan menjaga inflasi maupun nilai tukar, serta memperkuat koordinasi kebijakan strategi pengendalian inflasi guna menjaga inflasi tetap terkendali;

f. Mendorong pemerintah berkomitmen memenuhi kebutuhan pokok nasional berasal dari produk dalam negeri dengan mewujudkan swasembada bahan pokok, agar kenaikan harga pada barang impor tidak terlalu memberikan dampak besar pada inflasi nasional.

(13 Mei 2022)