Kementerian ESDM Catat 2.741 Lokasi Tambang Tanpa Izin
Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mencatat ada 2.741 lokasi pertambangan tanpa izin (PETI) atau tambang ilegal tersebar di berbagai daerah di Indonesia, DPR perlu:
a. Mendorong Kementerian ESDM melakukan evaluasi secara komprehensif mengenai penyebab atau faktor-faktor yang menyebabkan munculnya lokasi PETI tersebut, mengingat faktor dari hulu ke hilir tersebut harus diidentifikasikan guna mendapatkan penyelesaian yang tepat dan ke depannya dapat dilakukan upaya preventif yang dapat mencegah kembali munculnya PETI atau tambang ilegal;
b. Meminta penjelasan Kementerian ESDM mengenai prosedur pengawasan yang selama ini dilakukan di sektor pertambangan, mengingat munculnya ribuan PETI tersebut juga berpotensi disebabkan oleh lemahnya atau lalainya unsur pengawasan Pemerintah di sektor pertambangan;
c. Mendorong Kementerian ESDM untuk segera menutup PETI tersebut karena tambang ilegal memiliki banyak dampak negatif, diantaranya yaitu membahayakan keselamatan dan kesehatan masyarakat setempat, merusak lingkungan hidup, menimbulkan masalah sosial, gangguan keamanan, hingga merugikan Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) serta penerimaan pajak daerah;
d. Mendorong Kepolisian dan Kementerian ESDM untuk menindak tegas pelaku penambangan ilegal sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku yang dapat memberikan efek jera, serta mengedukasi agar pelaku penambangan ilegal tersebut tidak mengulangi kembali tindakan penambangan ilegal;
e. Mendorong Kementerian ESDM untuk memberikan solusi lebih lanjut dari menjamurnya PETI saat ini, baik jangka pendek, menengah, dan panjang, salah satunya memfasilitasi PETI menjadi penambang izin pertambangan rakyat (IPR) dengan terlebih dahulu menetapkan wilayah penambangan rakyat (WPR);
f. Mendorong Kementerian ESDM memperjelas pengaturan di sektor pertambangan, serta memperkuat kewenangan dan menambah jumlah inspektur tambang guna meningkatkan infrastruktur pengawasan tambang sehingga pengawasan di sektor pertambangan menjadi lebih efektif dan efisien.