Kemenkeu Berencana Naikkan Tarif Cukai Rokok Tahun 2022

Kementerian Keuangan (Kemenkeu) kembali berencana menaikkan tarif cukai rokok tahun 2022 untuk menurunkan konsumsi rokok, khususnya perokok anak, DPR perlu:

a. Mendorong Kemenkeu mengkaji kembali rencana kenaikan cukai rokok tahun 2022, mengingat kenaikan cukai rokok akan semakin memukul industri hasil tembakau (IHT), mulai dari petani, pabrikan, hingga di hilir, seperti pedagang ritel dan konsumen yang sudah terdampak pandemi Covid-19 dan pembatasan kegiatan masyarakat;

b. Mendorong Kemenkeu bersama Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) mengantisipasi apabila terjadi Pemutusan Tenaga Kerja (PHK) buruh rokok akibat naiknya cukai rokok, seperti dengan membantu menciptakan lapangan pekerjaan baru atau membuat pelatihan untuk menumbuhkan skill baru, bagi pekerja yang terkena PHK mengingat penggangguran pada masa pandemi semakin meningkat;

c. Mendorong Kemenkeu mengantisipasi potensi peningkatan peredaran rokok ilegal, sebagai akibat dari meningkatnya harga rokok seiring terus meningkatnya tarif cukai, yang justru berdampak pada hilangnya pendapatan cukai negara dan merugikan perusahaan rokok karena tidak dapat bersaing di pasaran;

d. Meminta orang tua dan keluarga untuk menjadi garda terdepan yang berperan aktif dalam mencegah anak-anak mengonsumsi rokok, mulai dari tidak merokok di depan anak dan mengedukasi dampak buruk dari rokok;

e. Mengimbau sekolah untuk terus mengedukasi siswa tentang rokok dan menggencarkan kampanye anti rokok, meskipun pembelajaran tatap muka (PTM) belum dilakukan secara optimal;

f. Mengimbau masyarakat mengurangi konsumsi rokok untuk menekan risiko kesehatan pribadi maupun menyelamatkan kondisi keuangan keluarga akibat pengeluaran berlebih untuk konsumsi rokok, terutama dalam masa krisis kesehatan dan ekonomi seperti saat ini;

g. Mendorong Pemerintah Daerah (Pemda) membuat aturan tegas pelarangan konsumsi rokok oleh anak-anak dan remaja, mengingat peningkatan jumlah perokok anak-anak dan remaja disebabkan tidak adanya aturan yang tegas selama ini.

(6 September 2021)