Pemerintah Lakukan Impor Cabai Saat Panen Raya
Surplusnya jumlah cabai karena Pemerintah melakukan impor di saat panen raya yang membuat harga cabai anjlok, dan mengakibatkan petani mengalami kerugian sehingga menurunkan kesejahteraan petani, DPR perlu:
a. Mendorong Pemerintah mewujudkan komitmen untuk mengurangi impor cabai dengan mendorong Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan pendataan akurat terkait jumlah produksi masa panen dan kebutuhan cabai nasional selama pandemi yang mengalami penurunan, sehingga dapat memprioritaskan produksi cabai dalam negeri terserap lebih banyak di pasaran;
b. Mendorong Kementan mengoptimalkan bantuan mobil berpendingin gratis untuk mengangkut cabai dari lahan dengan memastikan bantuan tersebut dapat dirasakan oleh seluruh petani cabai yang sedang dalam masa panen, sehingga dapat mengurangi biaya produksi para petani dan tingkat kerugian dapat dikurangi;
c. Mendorong Kementan bersama Kementerian Perindustrian (Kemenperin) untuk memfasilitasi pembangunan kemitraan dengan perusahaan di industri makanan yang menggunakan cabai untuk membantu menyerap lebih banyak cabai produksi petani dalam negeri;
d. Mendorong Pemerintah daerah (Pemda) untuk ikut membantu menyerap hasil panen cabai para petani, salah satunya dengan membeli hasil panen cabai tersebut;
e. Mendorong Kementan memberikan pelatihan pengolahan cabai saat masa panen kepada petani, seperti pengolahan menjadi cabai kering dan pelatihan cara penyimpanan cabai, sehingga cabai yang melimpah dapat diolah dan disimpan lebih lama, serta masih dapat dijual ketika terjadi kelangkaan;
f. Mendorong Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (KemenkopUKM) mengimbau para pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk melihat peluang dari murah dan melimpahnya cabai dengan membuat usaha pengolahan cabai.
(30 Agustus 2021)