Banyak Anak Menjadi Yatim Akibat Pandemi Covid-19

Banyaknya anak-anak yang ditinggal orang tua karena orang tua tengah menjalani perawatan Covid-19, hingga anak-anak yang kehilangan orang tua akibat Covid-19 sehingga menjadi anak yatim, piatu, dan bahkan yatim piatu, DPR perlu:

a. Mendorong Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPPA) bersama Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) segera merapihkan pendataan anak-anak yang ditinggal orang tuanya karena sedang melakukan perawatan Covid-19 maupun anak yang kehilangan orang tuanya akibat pandemi Covid-19, sehingga KPPPA bersama KPAI dapat memberikan perlindungan dan pengasuhan kepada anak-anak tersebut;

b. Mendorong Pemerintah mempertimbangkan untuk menempatkan anak-anak tersebut dalam satu tempat atau asrama hingga mereka mendapatkan hak asuh dari keluarga terdekat atau masyarakat yang bersedia mengadopsi atau memberikan bantuan;

c. Mendorong KPPPA bersama Kementerian Sosial (Kemensos) menyusun skema bantuan yang menyasar pada keluarga anak yang bersedia mengasuh dan mendampingi hidup anak tersebut, seperti bantuan Kartu Indonesia Sehat (KIS), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Program Keluarga Harapan (PKH), mengingat Pemerintah wajib melindungi anak-anak yang kehilangan orang tuanya karena sakit, khususnya karena terpapar virus corona dan memberi hak bagi mereka untuk sehat dan bahagia, serta tidak terbebani setelah orang tua mereka meninggal dunia;

d. Mendorong KPPPA, KPAI, berkoordinasi dengan Kementerian/Lembaga (K/L) terkait, untuk memberikan jaminan dan bantuan pendidikan, sandang, pangan, dan papan secara penuh kepada anak lain yang kehilangan orang tuanya akibat Covid-19, serta memastikan kebutuhan sehari-hari anak-anak tersebut dapat tetap terpenuhi;

e. Mendorong KPPPA bersama KPAI mempertimbangkan untuk membuat program hiburan agar anak-anak yang ditinggal orang tua karena harus menjalani perawatan Covid-19 atau bagi anak yang sedang terjangkit virus corona dan tengah menjalani perawatan di rumah sakit, tetap bisa bermain dan mendapatkan hiburan, mengingat pentingnya untuk menjaga kesehatan fisik dan mental pada anak-anak agar imunitas mereka dapat semakin membaik.

(6 Agustus 2021)