BNPT: Generasi Milenial Indonesia Rentan Terpapar Radikalisme

Hasil survei Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) menyatakan bahwa di tengah bonus demografi, 85% generasi milenial Indonesia rentan terpapar radikalisme melalui platform media sosial, DPR perlu: 

a. Mendorong Kementerian Komunikasi dan Informatikan (Kominfo) dan Polisi Siber meningkatkan pengawasan terhadap situs-situs media sosial yang menyebarkan paham radikalisme  dan segera melakukan pemblokiran sehingga paham radikalisme tidak terus menyebar;

b. Mendorong BNPT melakukan langkah antisipasi dari dampak terpaparnya paham radikalisme, terutama pada generasi muda, yaitu munculnya aksi terorisme karena dapat mengancam keamanan negara;

c. Meminta ulama dan para tokoh agama untuk menanamkan bahwa paham radikalisme bukanlah ajaran agama karena pada agama apapun mengajarkan kasih sayang dan kebersamaan; 

d. Mendorong Kemeterian Pendidikan, Kebudayaan, riset, dan teknologi (Kemendikbud Ristek) meminta pihak sekolah dan universitas untuk ikut berperan aktif mengawasi kegiatan siswa dan mahasiswa di sekolah, terutama yang terindikasi berafiliasi dengan paham radikalisme;

e. Mengimbau seluruh keluarga, khususnya orang tua ikut berperan mengawasi anak-anaknya dalam bermedia sosial dalam upaya mencegah terpaparnya paham radikalisme maupun aksi terorisme.

(17 Juni 2021)