Prajurit TNI Membelot untuk Bergabung dengan TPNPB - OPM
Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) menyatakan setiap tahunnya banyak prajurit TNI yang disersi, dan kasus terbaru, ada prajurit TNI yang bertugas di Yonif Raider 400/Banteng Raiders membelot untuk bergabung kepada Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat - Organisasi Papua Merdeka (TPNPB - OPM) dengan membawa dua magasin berisi 70 butir amunisi kaliber 5,56 milimeter pada Februari 2021, DPR RI Perlu:
a. Mendorong Panglima TNI untuk menindak tegas dan memberikan sanksi hingga pemecatan terhadap prajurit yang terbukti melakukan pelanggaran;
b. Mendorong KSAD untuk memerintahkan pasukan yang bertugas di wilayah tersebut untuk melakukan pencarian dan penyelidikan terhadap prajurit yang meninggalkan pos nya untuk bergabung dengan TPNB - OPM;
c. Mendorong Pusat Polisi Militer TNI (Puspom TNI) melalui Polisi Militer Angkatan Darat (POMAD) segera melakukan penyelidikan, penyidikan dan penegakan hukum atas kasus tersebut;
d. Mendorong Puspom TNI untuk secara masif dan terukur melakukan pembinaan terhadap anggota TNI baik terkait dengan nasionalisme, mental, disiplin hingga rohani;
e. Mendorong peyelenggara rekrutment TNI memperketat seleksi perekrutan prajurit TNI agar dikemudian hari tidak ada kasus prajurit indisipliner hingga disersi.
(21 April 2021)