Izin Penggunaan Darurat (EUA) Vaksin CoronaVac Belum Terbit

Hingga kini izin penggunaan darurat atau Emergency Use Authorization (UEA) vaksin CoronaVac buatan Sinovac Biotech dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) masih belum terbit dan daftar penerima vaksin masih belum dapat diakses oleh publik, mengingat rencana pelaksanaan vaksin akan mulai dilakukan pada 13 Januari 2021, DPR perlu:

a. Mendorong BPOM untuk segera mengupdate informasi kepada masyarakat mengenai progres uji klinis vaksin Sinovac, mengingat hingga H-2, EUA masih belum juga diterbitkan, sehingga masyarakat mengetahui progres vaksin tersebut serta merasa yakin dan aman ketika nanti dijadwalkan untuk menerima vaksin;

b. Mendorong Pemerintah mensosialisasikan sejumlah dampak atau efek samping yang mungkin akan timbul usai diberikannya vaksin Covid-19, sehingga masyarakat tidak panik apabila usai diberikan vaksin merasakan sejumlah gejala tersebut;

c. Mendorong Pemerintah mempublikasikan dan menjelaskan kepada masyarakat terkait daftar prioritas penerima vaksin Covid-19;

d. Mendorong Pemerintah melakukan pendataan terhadap masyarakat yang akan menerima vaksin Covid-19 sesuai dengan kriteria yang telah ditentukan, serta memastikan kondisi kesehatan masyarakat sebelum menerima vaksin Covid-19, mengingat terdapat sejumlah syarat dan kelayakan kesehatan dalam menerima vaksin Covid-19.

(11 Januari 2021)